Workshop Discovering Opportunities to Access Halal Market of the OIC Countries

Halal dianggap sebagai sumber baru pertumbuhan ekonomi. Perdagangan komoditas halal sangat besar dengan perkiraan nilai makanan Halal tahunan sebesar USD 347 miliar secara global. Keyakinan yang lebih besar akan terjadi dalam industri makanan halal sehingga membuka lebih banyak peluang bagi produsen untuk melakukan penetrasi pasar global. Ini akan meningkatkan pendapatan per kapita untuk negara-negara anggota OKI. Meskipun potensinya besar, pasar halal terfragmentasi oleh etnis, lokasi, pendapatan, kesadaran dan beberapa faktor penentu lainnya. Sementara pengembangan strategi masih dalam proses, pengembangan kapasitas institusi halal dan sumber daya manusia juga masih diperlukan untuk mendukung industri tentang kepatuhan dan perdagangan di antara Negara-negara anggota OKI. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap Konsep Produk Halal dan peraturan serta ketentuan yang diterapkan oleh Negara – negara Anggota OKI, dengan fokus pada pemahaman konsep Produk Halal dan peraturan yang diterapkan oleh Negara-negara Anggota OKI. Pada akhir kegiatan workshop, peserta membuat rekomendasi untuk meningkatkan daya saing industri halal untuk memasuki pasar halal global.

Workshop ini menghadirkan narasumber utama Arlinda-Lead Adviser to the Minister for International Relations-Kementerian Perdagangan. Sedangkan narasumber yang dihadirkan diantaranya Drs. Florentinus Kristiartono, MM-Deputy Director for Trade, Investment, and International Economic Cooperation-Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS); Prof. Sukoso-Kepala Badan Penjaminan Produk Halal (BPJPH); Dato’ Dr. Sirajuddin Bin Suhaimee-Director of Malaysia Halal Council-Departemen Pengembangan Islam Malaysia (JAKIM); Dr. H. Sapta Nirwandar-Ketua Pusat Gaya Hidup Halal Indonesia; Ir. Muti Arintawati, M. Si.-Wakil Ketua Lembaga Pengkajian Makanan, Obat-obatan, dan Kosmetik, Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI); Mufti Hamka-Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Komite untuk Timur Tengah dan Negara-negara OKI (KADIN Komite Timur Tengah); Saif Kenji Umemoto-Ketua Industri Halal Development Corporation Malaysia (HDC); Prof. Dr. Teyfik Demir-Wakil Presiden Persatuan Kamar Dagang dan Bursa Komoditas Turki (TOBB); dan  Suci Hendrina-Corporate Communication Manager PT. Paragon Technology and Innovation. Peserta workshop yaitu pemerintah, lembaga halal, asosiasi profesi, lembaga akademik/pusat halal universitas, pusat pendidikan dan pelatihan, perwakilan perusahaan yang mengajukan sertifikasi halal dan ekspor produk ke negara-negara OKI, mitra negara terpilih dari Malaysia, Brunei Darussalam, Pakistan, Bangladesh, dan Turki.

(Herry Sutanto-Pusat Kajian Halal UIN Sunan Gunung Djati Bandung-Peserta Workshop Discovering Opportunities to Access Halal Market of the OIC Countries).

Leave a Reply