Pusat Kajian Halal UIN Sunan Gunung Djati Bandung Selenggarakan Pendampingan Produksi Pangan Halal

Foto Bersama PKH, KOPMU-DT, dan Peserta Kegiatan Pendampingan Produksi Pangan Halal

Pusat Kajian Halal UIN Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan tema “Pendampingan Produksi Pangan Halal” pada Rabu 28 April 2021 di Kampung Pasir Jambu, Desa Cikawao, Kecamatan Pacet, Bandung Selatan. Kegiatan pengabdian ini dapat terselenggara atas kerjasama antara PKH UIN SGD Bandung dengan KOPMU-DT dan SMK R.A. Kartini Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala PKH UIN SGD Bandung, Ketua KOPMU-DT, dan tokoh masyarakat.

Tujuan dari kegiatan ini adalah memberi wawasan dan keterampilan kepada para peserta mengenai produksi pangan halal khususnya dalam kasus pembuatan kue basah. Peserta dari pengabdian ini adalah anggota binaan KOPMU-DT sejumlah 25 orang yang mayoritas merupakan para pegiat UMKM. Terdapat 2 materi utama yang disampaikan dalam pengabdian ini, yaitu mengenai titik kritis kehalalan produk yang disampaikan oleh Dr. Tri Cahyanto, M.Si dari PKH UIN SGD Bandung dan proses produksi kue basah secara halal oleh Talita Azura Xavier dari SMK R.A. Kartini.

Dr. Tri Cahyanto selaku kepala PKH UIN SGD Bandung dalam pemaparan materinya menekankan mengenai pentingnya ketersediaan pangan halal bagi masyarakat Indonesia yang merupakan negara muslim terbesar di dunia. Setiap pelaku UMKM harus dapat memberikan kepastian kepada para konsumen bahwa produk yang mereka produksi dibuat dengan bahan-bahan halal dan melalui proses produksi yang halal. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai titik kritis kehalalan produk menjadi hal yang sangat vital dalam memproduksi pangan halal.

Sesi pelatihan pembuatan kue basah dibimbing oleh Talita Azura Xavier yang merupakan salah satu guru Tata Boga dari SMK R.A. Kartini. Terdapat 2 resep kue basah yang disampaikan dalam pelatihan yaitu kue lumpur surga dan dadar gulung mawar. Kedua resep ini dipilih karena tergolong menu yang unik dan banyak digemari masyarakat sehingga memiliki nilai komersil yang tinggi. Selain dilatih tentang cara pembuatan kue, dalam sesi ini peserta juga dibimbing dalam mengidentifikasi titik kritis oleh tim PKH UIN SGD Bandung sehingga dapat memilih bahan-bahan pembuatan kue yang halal.

Seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir dengan baik. Berdasarkan hasil evaluasi, hampir semua peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai konsep halal. Selain itu, peserta juga dapat mempraktikkan keterampilan membuat kue basah dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan kualitas kue basah yang dibuat peserta selama pelatihan.

Perwakilan tokoh masyarakat K.H. Lili Sadeli mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat anggota KOPMU-DT di Kampung Pasir Jambu untuk lebih produktif, inovatif, dan menerapkan konsep halal dalam memproduksi produk-produk yang mereka jajakan. Diharapkan kedepannya, Pusat Kajian Halal UIN Sunan Gunung Djati Bandung akan secara konsisten menyelenggarakan kegiatan pelatihan yang semakin inovatif untuk masyarakat luas.

Leave a Reply